Pada suatu hari ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon, yang melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terjatuh ke sungai itu. Ketika ia mulai menangis, Tuhan menampakkan diri dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?" Si penebang kayu menjawab bahwa kapaknya telah terjatuh ke dalam sungai. Segera Tuhan masuk ke dalam air dan muncul dengan sebuah kapak emas. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Tuhan masuk kembali ke air dan muncul dengan kapak perak. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Sekali lagi Tuhan masuk ke air dan muncul dengan kapak besi. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Ya" jawab si penebang kayu. Tuhan sangat senang dengan kejujurannya dan memberikan ketiga kapak itu kepadanya. Si penebang kayu pulang ke rumahnya dengan hati bahagia. Beberapa hari kemudian, si penebang kayu berjalan-jalan di sepanjan...
Seorang ibu, berjalan-jalan di Malioboro. Setelah capek berjalan-jalan, dia ingin naik becak pulang kerumahnya.
Ibu : "Bang becak,sini..!"
"Berapa ongkos ke komplex perumahan X di Kalasan?".
Tukang becak : "Yah, terserah ibu deh..."(manut wae)
Ibu : "Sepuluh ribu aja ya..?"
Tukang becak : "He-eh deh.."(pasrah) Genjot-genjot-genjot-genjot...
Ibu : "Kiri bang.." (memberi instruksi)
"Kanan..."...."kanan lagi.."
"Terus bang.."........ "Kiri.."
"Ya.. kiri sini bang..yang pagernya merah.."
Ibu turun dari becak,sambil ngasih duit 10.000 an. tukang becaknya malah nangis.
Ibu : "Napa bang? kurang? nih ta' tambah 10.000"
Tukang becak nangisnya tambah kenceng.
Ibu : "Eh bang, napa? kurang? nih tak tambahin 10.000."
Tangisan tukang becak tambah menjadi-jadi.
Ibu : "(bingung) Napa bang?"
Tukang becak : "Saya, hiks..hiks.. nggak tau jalan pulang..."
Ibu : "Bang becak,sini..!"
"Berapa ongkos ke komplex perumahan X di Kalasan?".
Tukang becak : "Yah, terserah ibu deh..."(manut wae)
Ibu : "Sepuluh ribu aja ya..?"
Tukang becak : "He-eh deh.."(pasrah) Genjot-genjot-genjot-genjot...
Ibu : "Kiri bang.." (memberi instruksi)
"Kanan..."...."kanan lagi.."
"Terus bang.."........ "Kiri.."
"Ya.. kiri sini bang..yang pagernya merah.."
Ibu turun dari becak,sambil ngasih duit 10.000 an. tukang becaknya malah nangis.
Ibu : "Napa bang? kurang? nih ta' tambah 10.000"
Tukang becak nangisnya tambah kenceng.
Ibu : "Eh bang, napa? kurang? nih tak tambahin 10.000."
Tangisan tukang becak tambah menjadi-jadi.
Ibu : "(bingung) Napa bang?"
Tukang becak : "Saya, hiks..hiks.. nggak tau jalan pulang..."
Komentar
Posting Komentar