Pada suatu hari ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon, yang melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terjatuh ke sungai itu. Ketika ia mulai menangis, Tuhan menampakkan diri dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?" Si penebang kayu menjawab bahwa kapaknya telah terjatuh ke dalam sungai. Segera Tuhan masuk ke dalam air dan muncul dengan sebuah kapak emas. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Tuhan masuk kembali ke air dan muncul dengan kapak perak. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Sekali lagi Tuhan masuk ke air dan muncul dengan kapak besi. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Ya" jawab si penebang kayu. Tuhan sangat senang dengan kejujurannya dan memberikan ketiga kapak itu kepadanya. Si penebang kayu pulang ke rumahnya dengan hati bahagia. Beberapa hari kemudian, si penebang kayu berjalan-jalan di sepanjan...
Eko sering
mengeluh sakit kepala dan nyeri didada. Dokter menganjurkan agar dia berhenti
merokok dan minum minuman keras. Selain itu harus berhenti makan daging
kambing, daging kesukaan Eko. "Jangan lupa daging kambing. Anda hanya
boleh makan sayur-sayuran dan daging hewan yang bisa berenang dan
terbang," nasehat Dokter.
Setelah
tiga hari berlalu sang Dokter menelpon Eko mengingatkan Eko agar hanya makan
daging hewan yang bisa berenang dan terbang. Tiga bulan kemudian Dokter
menengok kerumah Eko untuk melihat perkembangan Eko.
Dia diberitahu kalau Eko
ada di kolam renang. Mendengar itu sang Dokter merasa tenang, menyangka Eko
bukan hanya mengikuti anjurannya, tetapi juga mau berolahraga untuk
meningkatkan kebugaran tubuhnya.
Sang Dokter langsung bergegas menuju kekolam
renang dimana Eko berada. Namun apa yang dilihatnya dikolam renang? Eko berada di kolam air untuk melatih kambing berenang.
Komentar
Posting Komentar