Pada suatu hari ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon, yang melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terjatuh ke sungai itu. Ketika ia mulai menangis, Tuhan menampakkan diri dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?" Si penebang kayu menjawab bahwa kapaknya telah terjatuh ke dalam sungai. Segera Tuhan masuk ke dalam air dan muncul dengan sebuah kapak emas. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Tuhan masuk kembali ke air dan muncul dengan kapak perak. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Sekali lagi Tuhan masuk ke air dan muncul dengan kapak besi. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Ya" jawab si penebang kayu. Tuhan sangat senang dengan kejujurannya dan memberikan ketiga kapak itu kepadanya. Si penebang kayu pulang ke rumahnya dengan hati bahagia. Beberapa hari kemudian, si penebang kayu berjalan-jalan di sepanjan...
Suatu malam di salah satu bar di kota Bandung, seorang peminum dan bartender tengah melihat siaran TV. Beritanya adalah mengenai kejadian orang yang akan loncat dari gedung lantai 10.
Kemudian peminum berkata pada bartender "Bagaimana kalau kita taruhan 100.000 apakah orang itu loncat dari gedung atau tidak?". "Jika orang tersebut loncat maka engkau mendapatkan 100.00 ku dan jika tidak aku mendapatkan minum gratis, bagaimana??" ujar peminum pada bartender.
Bartender menyanggupi taruhan tersebut. Ternyata org itu bener bener loncat dari gedung, shg uang 100.000 telah berpindah tangan ke bartender. Namun karena kebaikan hatinya bartender mengembalikan uang tersebut sambil berkata, "Sebenarnya aku udah lihat siaran ini tadi sore, jadi aku tahu kalo orang itu akan loncat!".
Bukannya senang, si peminum malah menolak pengembalian tersebut. Dia berkata "Aku sebenarnya juga telah melihat siaran ini tadi sore, cuman aku nggak nyangka orang itu mau loncat untuk kedua kalinya".
Komentar
Posting Komentar