Pada suatu hari ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon, yang melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terjatuh ke sungai itu. Ketika ia mulai menangis, Tuhan menampakkan diri dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?" Si penebang kayu menjawab bahwa kapaknya telah terjatuh ke dalam sungai. Segera Tuhan masuk ke dalam air dan muncul dengan sebuah kapak emas. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Tuhan masuk kembali ke air dan muncul dengan kapak perak. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Sekali lagi Tuhan masuk ke air dan muncul dengan kapak besi. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Ya" jawab si penebang kayu. Tuhan sangat senang dengan kejujurannya dan memberikan ketiga kapak itu kepadanya. Si penebang kayu pulang ke rumahnya dengan hati bahagia. Beberapa hari kemudian, si penebang kayu berjalan-jalan di sepanjan...
Seorang koboi singgah ke sebuah bar di daerah baru. Sayangnya, ia tidak mengetahui kalau pendatang sering diganggu oleh penduduk sana. Setelah minum-minum, ia menyadari kalau kudanya hilang dicuri orang. Jadi, ia masuk kembali ke dalam bar sambil mengancung - ancungkan pistolnya.
"Dengar, ya! Barang siapa yang mencuri kudaku harus mengembalikannya sebelum aku selesai minum. Kalau tidak lihat saja apa yang terjadi, sama seperti yang kulakukan di Texas! Ingat itu!!" Si koboi kemudian memesan segelas minuman lagi.
Setelah itu, ia melihat bahwa kudanya sudah berdiri di hadapannya. Si bartender menghampiri koboi yang sudah siap-siap pergi itu, "Coba katakan apa yang terjadi di Texas?"
Koboi itu menjawab, "Aku harus jalan kaki,"
Komentar
Posting Komentar