Langsung ke konten utama

PENEBANG KAYU

Pada suatu hari ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon, yang  melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terjatuh ke sungai itu. Ketika ia mulai menangis, Tuhan menampakkan diri dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?"  Si penebang kayu menjawab bahwa kapaknya telah terjatuh ke dalam sungai. Segera Tuhan masuk ke dalam air dan muncul dengan sebuah kapak emas. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Tuhan masuk kembali ke air dan muncul dengan kapak perak. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab.  Sekali lagi Tuhan masuk ke air dan muncul dengan kapak besi. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Ya" jawab si penebang kayu. Tuhan sangat senang dengan kejujurannya dan memberikan ketiga kapak itu kepadanya. Si penebang kayu pulang ke rumahnya dengan hati bahagia.  Beberapa hari kemudian, si penebang kayu berjalan-jalan di sepanjan...

CERITA HANTU CINA

Kisah nyata tentang "Chinese Ghost Story" atau dalam bahasa Indonesia, "cerita hantu cina", disadur dari harian Beijin Gpost, Beijing China, seperti diceritakan kembali oleh  pelakunya, Wan Sing, si penarik rijksaw .............

Di Beijing, yang namanya becak lain dengan becak di Indonesia. Becak di Beijing itu ditarik, namanya rijksaw. Jadi si penarik rijksaw di depan, penumpang di belakang. Buat para penarik  rijksaw di Beijing, dikenal 1 jalan, yang konon katanya sangat angker namanya jalan Lan Chiang. Jarang ada orang yang mau lewat ke jalan itu, jam 9-an pun biasanya udah sesepi jam 12 malem, hanya ada suara anjing2 yang kedinginan.

Suatu saat, tepatnya malam sebelum imlek tahun Naga yang lalu, ada 1 orang penarik rijksaw, yang baru saja pulang mengantar penumpangnya, namanya Wan Sing, dan entah bagaimana, jalan pulang yang biasanya dia lewati, di-TUTUP. Akhirnya dia terpaksa melewati jalan Lan Chiang dengan hati yang berat.

Tepat di tengah jalan tersebut, tiba-tiba ada 1 orang wanita, cantik sekali, memakai baju serba putih, rambutnya panjang, dan wangi bau parfumnya seperti bunga kamboja. Kemudian wanita itu menghentikan dia. Wan Sing yang ketakutan, akhirnya mau juga berhenti, walaupun dia udah berkeringat dingin.

Kemudian wanita itu minta diantar sampai ke ujung jalan Lan Chiang, akhirnya wanita itu naik ke rijksawnya. Karena Wan Sing takut sekali, akhirnya dia menarik rijksawnya sekencang-kencangnya2nya, supaya cepat sampai depan, mungkin itu pikirnya. 

Begitu sampai di ujung jalan Lan Chiang, Wan Sing merasakan bahwa rijksawnya ringan sekali seperti tidak ada penumpangnya, waktu dia  menoleh ke belakang...DASSHH! Benar saja, wanita itu sudah menghilang. Makin takut si Wan Sing sehingga tidak berani menceritakan kepada siapa pun..

Keesokan malamnya tepat pada hari imlek malam, entah goblok entah sial, Wan Sing terpaksa lewat jalan Lan Chiang itu lagi, dan sekali lagi bertemu dengan wanita yang kemarin. Kemudian seperti kejadian kemarin wanita itu minta diantar ke ujung jalan Lan Chiang lagi, Wan SIng yang sudah semakin takut karena kejadian kemarin malam, makin cepat menarik rijksawnya.

Waktu sedang dalam keadaan panik dan kalut, sehingga rijksawnya tergoncang-goncang karena dia mengebut, tiba-tiba wanita itu menepuk bahunya. Wan SIng terkejut dan ketakutan setengah mati, begitu penuturannya. Dia berhenti dan menoleh ke belakang.... kemudian tanpa disangkanya sama sekali, wanita itu berkata 
..............................................................
.....................................................
..............................................
........................................
................................
..........................
.....................
...............
...........
.......
...
"Bang, bawa rijksawnya pelan2 aja, entar saya jatoh lagi kaya kemaren!"
.......................  ???????!!!!!!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SHIO KUDA, KAMBING, MONYET, AYAM, ANJING, BABI

1.  Kuda, Individualis yang Penuh Kontradiksi Dilahirkan dengan postur tubuh yang tegap, Kuda umumnya aktif dan energetik. Mereka juga berdaya tarik tinggi dan tahu benar bagaimana cara berbusana. Mereka sangat suka berada di tengah-tengah keramaian, karena dengan begitu mereka bisa dilihat orang.  Kuda bisa Anda temui di berbagai acara, entah itu konser, teater, sedang rapat, dan pesta-pesta. Kuda yang berfirasat tajam juga bisa menebak apa yang akan dikemukakan seseorang sebelum orang itu menyelesaikan perkataannya.  Kuda memang dikaruniai bakat-bakat tertentu. Dan, meskipun kelihatan cerdik, sebenarnya mereka tidak berintelegensia tinggi. Itu sebabnya, banyak juga Kuda yang tidak percaya diri. Tradisi Cina percaya bahwa Kuda akan meninggalkan rumah dalam umur yang sangat muda. Maklum, bakal alam Kuda memang bepergian atau balapan.  Lagi pula, watak alam Kuda yang lain adalah sifatnya yang senang memberontak. Satu-satunya ikatan pada jiwa Kuda ...

SHIO TIKUS, KERBAU, MACAN, KELINCI, NAGA

1.  Tikus, Shio yang Tak Pernah Letih Orang Tikus dilahirkan di bawah simbol daya tarik dan agresivitas. Mereka ekspresif, murah hati, pekerja keras, dan kadang-kadang suka gosip. Mereka senang berpesta dan menghabiskan waktu untuk kongko-kongko dengan teman-teman.  Meski begitu, mereka jarang punya teman sejati. Tapi, bila seseorang sudah menjadi temannya, mereka akan menganggap sang teman bak keluarga sendiri. Walau Tikus bisa juga kelihatan jahat, berpikiran sempit dan kuno, sebenarnya Tikus amat jujur.  Mereka memang senang bergosip-ria, tapi, kalau punya masalah, mereka akan menyimpan dan menanggulanginya sendiri. Umumnya, mereka bisa melakukannya karena Tikus sangat percaya diri dan punya insting yang baik.  Sisi negatif Tikus adalah kekeraskepalaannya. Mereka lebih suka hidup dengan aturan-aturannya sendiri. Karena itu, bekerjasama dengan orang Tikus rada sulit. Sebab, mereka 100 persen perfeksionis.  Sifat buruknya yang lain adalah...

PENEBANG KAYU

Pada suatu hari ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon, yang  melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terjatuh ke sungai itu. Ketika ia mulai menangis, Tuhan menampakkan diri dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?"  Si penebang kayu menjawab bahwa kapaknya telah terjatuh ke dalam sungai. Segera Tuhan masuk ke dalam air dan muncul dengan sebuah kapak emas. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab. Tuhan masuk kembali ke air dan muncul dengan kapak perak. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Bukan" si penebang kayu menjawab.  Sekali lagi Tuhan masuk ke air dan muncul dengan kapak besi. "Inikah kapakmu?" Tuhan bertanya. "Ya" jawab si penebang kayu. Tuhan sangat senang dengan kejujurannya dan memberikan ketiga kapak itu kepadanya. Si penebang kayu pulang ke rumahnya dengan hati bahagia.  Beberapa hari kemudian, si penebang kayu berjalan-jalan di sepanjan...